Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 24 Januari 2014

www.teddipratama.blogspot.com
TELUK KUANTAN - Kejaksaan Agung RI, Kamis ( 23/1/14) kemarin mendatangi Kejaksaan Negeri Taluk Kuantan, guna untuk mengevaluasi kinerja jajaran Kejari Taluk Kuantan selama tahun 2013 yang lalu.


Tim Inspeksi dipimpin oleh Inspektur Wilayah I, Muhammad Ali Muthohar, serta didampingi Inspektur Muda Yusriza Antoni, Inspektur Muda Idham Pandu Lubis, Amrullah. Disamping itu mereka juga didampingi pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Sumargo.

Selain itu tim tersebut juga melihat seluruh hal yang terkait sasaran inpeksi, mulai dari ruangan kantor, barang bukti perkara baik yang ada didalam ruangan maupun di halaman Kejari, penanganan kasus yang ditangani, menyangkut keuangan dan administrasi.

Ditengah-tengah menggelar inspeksi, Inspektur Wilayah I Irjen Kejagung, Ali Moethohar mengingatkan, inspeksi ini merupakan inspeksi rutin yang digelar setiap tahun oleh Kejagung terhadap kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri di seluruh Indonesia.

"Jadi bukan inspeksi mendadak karena adanya laporan dari masyarakat ke Kejagung atas kinerja Kejari Taluk Kuantan. Sebelumnya Kami ke Kampar, Dumai, Rohil dan Siak Sri Indrapura, ini inspeksi umum bukan inspeksi khusus, "ujarnya.

Menurutnya, karena keterbatasan personil dari Inspektorat Jenderaal Kejagung, tidak setiap tahun tim turun ke Kejari. " Dari data yang ada, terakhir tim inspeksi dari Kejagung datang ke Taluk Kuantan tahun 2012 yang lalu," jelasnya.

Dikatakannya lagi, inpeksi ini tujuannya untuk mengetahui kinerja. Kalau sudah baik harus makin tingkatkan lagi, sebaliknya jika ada kekurangan maka dilakukan perbaikan.

Contohnya hasil inpeksi di Kejari Taluk Kuantan ini, Tim melihat barang bukti cukup banyak. Lalu tim mempertanyakan mengapa barang bukti masih cukup banyak. " Kita kasih masukan dan saran apa yang harus mereka lakukan,"ujarnya.

Begitu juga dalam masalah keuangan, katanya, tim juga melihat penggunaan dana yang telah dianggarkan." Misalnya dana untuk rapat, berapa untuk makanan, ada gak notulen rapat dan daftar hadirnya,"ujar Ali Muthohar.

Terhadap penanganan kasus ujarnya, mereka juga akan menelaah kasus-kasus yang ditangani, seperti pengenaan pasal terhadap terdakwa Narkoba misalnya. " Orang yang sekali terjerat Narkoba dengan yang telah berulang kali tentu beda, "ujarnya lagi.

Mereka kata Ali Muthohar juga akan mempelajari pelaksanaan masing-masing seksi dalam penanganan perkara agar berjalan efektif.

Dalam pantauan tim pemeriksa dari wilayah I Kejagung RI itu, Ali Muthohar mengatakan, kalau dilihat secara umum kinerja jajaran Kejari Teluk Kuantan cukup baik.

Sementara itu Kajari Teluk Kuantan, Andi Dharmawangsa mengaku kedatangan tim Kejagung untuk melakukan pemeriksaan rutin. Selain tim Kejagung tim dari Kejati Riau setiap tri wulan juga turun.

" Hanya saja tim dari Kejagung disertai auditor BPK sehingga Kita manfaatkan untuk menata adminitrasi dengan lebih baik lagi kedepannya.

Artikel Terkait:

0 komentar :